Anyaman Pandan Nagari Panta, Kerajinan Tangan Ibu Rumah Tangga yang Menghidupi Keluarga
Di Nagari Panta, Kecamatan IV Koto, ibu-ibu rumah tangga telah lama mengisi waktu luang mereka dengan menganyam daun pandan menjadi berbagai produk kerajinan yang fungsional dan bernilai ekonomi. Kerajinan anyaman pandan Nagari Panta dikenal karena anyamannya yang rapat, rapi, dan menggunakan pandan gunung yang tumbuh subur di sekitar nagari.
Produk yang dihasilkan sangat beragam, mulai dari tikar, tas belanja, dompet, topi, tempat tisu, hingga wadah buah dan sayuran. Proses pembuatannya dimulai dari pemetikan daun pandan, penjemuran, pembelahan menjadi jalur-jalur tipis, pewarnaan dengan pewarna alami dari tumbuhan hutan, hingga proses anyaman yang membutuhkan keterampilan khusus.
Produk anyaman Panta sudah dipasarkan di pasar-pasar kecamatan dan kabupaten, bahkan beberapa perajin sudah bermitra dengan pengusaha di Bukittinggi untuk memasok produk ke toko-toko souvenir di kawasan wisata. Harga per produk bervariasi dari Rp 25.000 untuk dompet kecil hingga Rp 300.000 untuk tikar berukuran besar dengan motif khusus.
Kelompok pengrajin anyaman pandan Nagari Panta kini tengah difasilitasi oleh pemerintah kecamatan untuk mendapatkan sertifikasi produk dan akses ke program KUR (Kredit Usaha Rakyat) guna mengembangkan kapasitas produksi.
0 Komentar