Longsor Susulan di Agam, Enam KK Terpaksa Mengungsi karena Tebing Masih Rawan Ambrol
Sebanyak enam kepala keluarga (KK) di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, terpaksa mengungsi setelah longsor susulan kembali terjadi di kawasan tersebut, Kamis (7/5/2026) malam. Warga dievakuasi karena rumah mereka berada di sekitar titik longsor yang sebelumnya menewaskan satu orang dan menimbun tiga rumah warga pada Selasa (5/5/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono, mengatakan kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil sehingga berpotensi terjadi longsor susulan sewaktu-waktu.
βRumah yang tertimbun ada tiga. Itu pada kejadian longsor pertama. Tapi ada banyak rumah masyarakat di sekitar lokasi longsoran, itu kan rawan. Jadinya kita mengungsikan 6 KK atau 6 rumah,β kata Rahmad kepada Kompas.com, Jumat (8/5/2026).
Menurut dia, para warga sementara ditempatkan di rumah seorang bidan yang berada di depan Kantor Wali Nagari Sungai Landia. Pengungsian dilakukan hingga cuaca kembali kondusif dan kawasan dinilai aman untuk dihuni.
βKita bawa ke rumah seorang bidan di depan Kantor Wali Nagari Sungai Landia. Kita ungsikan sampai kondisi cuaca kondusif kembali,β ujarnya.
0 Komentar