Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal: Peluang UMKM Nagari di Kecamatan IV Koto
Seiring meningkatnya minat wisata ke kawasan Ngarai Sianok dan Gunung Singgalang, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan IV Koto mulai menangkap peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Produk-produk kerajinan, kuliner, dan jasa wisata kian diminati wisatawan dari Bukittinggi dan kota-kota lain.
Salah satu produk unggulan UMKM IV Koto adalah kerajinan perak Koto Gadang yang telah dikenal hingga mancanegara. Pengrajin perak di nagari ini mewarisi keterampilan dari generasi ke generasi, menghasilkan perhiasan, miniatur, dan aksesori berkualitas tinggi dengan motif khas Minangkabau.
Selain kerajinan, produk kuliner khas seperti karupuak sanjai ubi IV Koto, rakik maco, dan randang dagiang bakar mulai dikemas secara modern untuk memenuhi pasar oleh-oleh wisatawan. Beberapa pelaku UMKM bahkan sudah memasarkan produk mereka melalui platform e-commerce.
Pemerintah Kecamatan IV Koto mendorong pembentukan klaster UMKM nagari yang terintegrasi dengan program one nagari one product (ONOP) agar setiap nagari memiliki produk identitas yang dapat dikembangkan dan dipasarkan secara kolektif. Pelatihan digitalisasi usaha dan akses pembiayaan menjadi dua program prioritas yang sedang dijalankan bersama dinas terkait.
0 Komentar